<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="16497">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENAMBAHAN BUBUK COKELAT TERHADAP TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN KOPI TUBRUK ROBUSTA rn(Coffea cannephora L)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SEPTIAN VERY ANGGRIAWAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN PERKEBUNAN]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2014]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>PENAMBAHAN BUBUK COKELAT TERHADAP TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN KOPI TUBRUK ROBUSTA  (Coffea  cannephora L). Komisi Pembimbing 1) Ketua: Ir. Ujang Setyoko,MP, 2) Anggota: Ir. Usken Fisdiana.rnABSTRAKrnKopi merupakan minuman penghantar hari. Kenyataannya secangkir kopi telah menjadi salah satu menu wajib tradisi minuman pagi di banyak Negara. Sedikitnya 1,6 cangkir kopi dikonsumsi tiap hari (International Coffee Organization, 2008 dalam Puslitkoka, 2011). Faktor terpenting yang menentukan nikmat tidaknya secangkir kopi itu adalah biji kopi itu sendiri. Tempat kopi diminum dan cara penyajian memang bisa mempengaruhi cara kita menikmati kopi, namun kualitas biji kopi yang akan menentukan segalanya. Logikanya bahan yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula. Biji berkualitas merupakan sumber rasa dan aroma yang nikmat (Puslitkoka, 2011). Penelitian Tugas Akhir (TA) ini menggunakan 5 perlakuan. Metode penelitian dilakukan dengan Uji Hedonik yang dilakukan oleh 90 panelis yang dianalisis dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial. Perlakuannya yaitu penambahan Bubuk Cokelat 1 gram (M1), 2 gram (M2), 3 gram (M3), 4 gram (M4), 5 gram (M5). rnHasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubuk Cokelat pada tingkat kesukaan konsumen berbeda sangat nyata pada aroma, rasa, dan warna kopi tubruk robusta. rnrnKata kunci : Kopi Tubruk Robusta, Cokelat Bubuk .rnrnRINGKASANrnPENAMBAHAN BUBUK COKELAT TERHADAP TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN KOPI TUBRUK ROBUSTA  (Coffea cannephora L), Septian Very Anggriawan, A3211424, Program Studi Produksi Tanaman Perkebunan, Jurusan Produksi Pertanian, 2014,..Halaman, Komisi Pembimbing 1) Ketua: Ir. Ujang Setyoko 2) Anggota: Ir. Usken Firdiana, MP. rnrnKopi merupakan minuman penghantar hari. Kenyataannya secangkir kopi telah menjadi salah satu menu wajib tradisi minuman pagi di banyak Negara. Sedikitnya 1,6 cangkir kopi dikonsumsi tiap hari (International Coffee Organization, 2008 dalam Puslitkoka, 2011).rnCokelat adalah produk makanan dari hasil olahan biji kakao (Theobroma cacao L).  Produk cokelat melalui tahapan dan proses yang relatif panjang. Tanaman kakao menghasilkan buah kakao yang didalamnya terdapat biji-biji kakao. Dari biji-biji kakao ini dengan perlakuan pasca panen, termasuk proses pengolahan dan pengeringan akan dihasilkan biji-biji kakao kering yang siap dikirim ke pabrik pengolahan. Oleh pengolah biji kakao diolah menjadi barang setengah jadi (Puslitkoka, 2004).rnPenelitian Tugas Akhir (TA) ini menggunakan 5 perlakuan. Metode penelitian dilakukan dengan Uji Hedonik yang dilakukan oleh 90 panelis yang dianalisis dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial. Perlakuannya yaitu penambahan Bubuk Cokelat 1 gram (M1), 2 gram (M2), 3 gram (M3), 4 gram (M4), 5 gram (M5). rnHasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubuk Cokelat pada tingkat kesukaan konsumen berbeda sangat nyata pada parameter aroma, rasa, dan warna kopi tubruk robusta. rnrn1.	Septian Very Anggriawan, Mahasiswa Progaram Studi Produksi Tanaman Perkebunan, Jurusan Produksi Pertanian.rn2.	Ir. Ujang Setyoko, MP, Dosen Jurusan Produksi Pertanian.rn3.	Ir. Usken Fisdiana, Dosen Jurusan Produksi Pertanian.rn</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20140713]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[E-Library POLIJE Sistem Elektronik Tesis Dan Disertasi]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[PTP-TA-14-12]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[perpuspolije]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="139" url="" path="/22. LAPORAN AKHIR.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENAMBAHAN BUBUK COKELAT TERHADAP TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN KOPI TUBRUK ROBUSTA  (Coffea cannephora L)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[SEPTIAN_VERY_ANGGRIAWAN.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[16497]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2018-05-22 08:18:02]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2018-07-13 09:41:05]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>