ANALISA USAHA PEMBUATAN GULA MERAH DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK TEMULAWAK


Analisa Usaha Pembuatan Gula Merah Dengan Penambahan Ekstrak Temulawak. Ir. Usken Fisdiana, Selaku Dosen Pembimbing Utama, Dyah Nuning Erawati, SP, MP Selaku Dosen Pembimbing Anggota.



Margi Agung Pambudi
Program Studi Produksi Tanaman Perkebunan
Jurusan Produksi Pertanian
ABSTRAK
Gula merah adalah jenis gula yang dibuat dari nira, yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon keluarga palma, seperti kelapa, aren, dan siwalan. Gula merah yang dipasarkan dalam bentuk cetakan batangan silinder, cetakan setengah bola dan bubuk curah disebut sebagai gula semut. Gula kelapa adalah gula yang dihasilkan dari penguapan nira pohon kelapa. Nira merupakan cairan bening yang terdapat di dalam mayang kelapa yang pucuknya belum membuka. Gula merah yang kita jumpai sehari-hari merupakan unsur bahan pokok kebutuhan pangan yang banyak diperlukan oleh ibu-ibu rumah tangga sebagai campuran bumbu masakan, pemanis masakan dan campuran dalam pembuatan kue.Pada umumnya pembuatan gula merah cetak tidak menggunakan bahan tambahan sebagai alternatif inovasi baru untuk menambah daya jual serta pendapatan pada tingkat pengrajin gula merah kelapa. Pemanfaatan ekstrak temulawak sebagai bahan tambahan dalam pembuatan gula merah bertujuan untuk memberikan aroma serta cita rasa yang berbeda dari pembuatan gula merah pada umumnya. Pelaksanaan Proyek Usaha Mandiri (PUM) ini dilakukan pada bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2013. Tempat pelaksanaan di Desa Tegal Sari, Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember. Metode dalam Proyek Usaha Mandiri menggunakan analisa Break Event Point pada gula merah dengan penambahan ekstrak temulawak dan gula merah non temulawak serta uji Organoleptik dari 30 panelis. Hasil kelayakan dari PUM ini menunjukkan bahwa gula merah dengan penambahan ekstrak temulawak dapat berkompetisi dengan gula merah yang umum yang terdapat dipasaran yaitu gula merah non temulawak, karena R/C ratio dari gula merah dengan penambahan ekstrak temulawak sebesar 1,22 lebih tinggi dari gula merah non temulawak yaitu 1,18


Kata kunci : Gula Merah, Temulawak, Uji organoleptik, analisa Break Event Point.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pernyataan Tanggungjawab MARGI AGUNG PAMBUDI
Pengarang MARGI AGUNG PAMBUDI - Personal Name (Pengarang)
Edisi Publish
No. Panggil
Subyek
Klasifikasi
Judul Seri
GMD Text
Bahasa English
Penerbit PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN PERKEBUNAN
Tahun Terbit 2014
Tempat Terbit
Deskripsi Fisik 20 CM
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

MARGI AGUNG PAMBUDI. (2014).ANALISA USAHA PEMBUATAN GULA MERAH DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK TEMULAWAK(Publish).:PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN PERKEBUNAN

MARGI AGUNG PAMBUDI.ANALISA USAHA PEMBUATAN GULA MERAH DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK TEMULAWAK(Publish).:PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN PERKEBUNAN,2014.Text

MARGI AGUNG PAMBUDI.ANALISA USAHA PEMBUATAN GULA MERAH DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK TEMULAWAK(Publish).:PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN PERKEBUNAN,2014.Text

MARGI AGUNG PAMBUDI.ANALISA USAHA PEMBUATAN GULA MERAH DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK TEMULAWAK(Publish).:PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN PERKEBUNAN,2014.Text

 



Media Sosial / Kanal

Facebook E-Library POLIJE Official
Youtube E-Library POLIJE Official
Instagram E-Library POLIJE Official

Address

UPT.Perpustakaan Politeknik Negeri Jember
JL. Mastrip PO BOX 164
E: perpustakaan@polije.ac.id