<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20545">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGARUH BERBAGAI JUMLAH MATA  TUNAS PADA PERTUMBUHAN AWAL  TEBU (Saccharum officinarum L.)  VARIETAS BULULAWANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Henwis</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN PERKEBUNAN]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2018]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[20cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>TUNAS PADA PERTUMBUHAN AWAL 
TEBU (Saccharum officinarum L.) 
VARIETAS BULULAWANG

Muhammad Henwis
Program Studi Produksi Tanaman Perkebunan
Jurusan Produksi Pertanian

ABSTRAK

Perbanyakan tebu secara konvensional biasanya dilakukan secara vegetatif dengan menanam bagal tebu. Penanaman bagal tebu dapat dilakukan dengan 1 mata tunas atau lebih. Pada penanaman tebu sering dilakukan dengan menanam menggunakan bagal 2 mata dan 3 mata tunas, akan tetapi di petani biasanya juga dilakukan penanaman tebu dengan bagal lebih dari 4 mata tunas atau batang utuh (lonjoran). Dengan perbedaan model penanaman bagal tebu di tingkat petani maka diperlukan evaluasi dan optimalisasi penanaman bagal yang paling baik dari segi sumber bahan dan cara tanam agar tercapai hasil yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jumlah mata tunas pada pertumbuhan awal tebu (Saccharum officinarum L.) varietas Bululawang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dengan 4 (empat) perlakuan yaitu bagal 2, 4, 6 dan 8 mata tunas dan 6 (enam) ulangan. Dari hasil sidik ragam menjelaskan bahwa 4 perlakuan tersebut tidak berbeda nyata/ns dilihat dari tinggi tanaman dan jumlah daun. Tetapi pada jumlah anakan disetiap pengamatan perbeda sangat nyata.

Kata kunci : Jumlah Mata Tunas Tebu</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20181001]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[E-Library POLIJE Sistem Elektronik Tesis Dan Disertasi]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="341" url="" path="/21. LAPORAN LENGKAP.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENGARUH BERBAGAI JUMLAH MATA  TUNAS PADA PERTUMBUHAN AWAL  TEBU (Saccharum officinarum L.)  VARIETAS BULULAWANG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[00._COVER.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[20545]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2018-10-02 09:27:28]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2018-10-02 16:08:41]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>