<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20600">
<titleInfo>
<title><![CDATA[USAHA TANI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DENGAN PEMANFAATAN ECENG GONDOK  SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Indriyani Setiyaningsih</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2018]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[20cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>RINGKASAN

Usahatani Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) dengan Pemanfaatan Eceng Gondok sebagai Media Alternatif, Indriyani Setiyaningsih, NIM A31151972, Tahun 2018, 82hlm, Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember, Dr. Ir. Kasutjianingati, M.Si (Pembimbing).
Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur yang banyak tumbuh pada media kayu. Jamur sangat disukai oleh masyarakat karena jamur tiram memiliki kandungan gizi yang tinggi dan rendah kalori. Produksi jamur pada daerah perkotaan seperti di  DKI Jakarta mengalami penurunan, pada tahun 2015 produksi jamur sebanyak 2.845 kg/ha, sedangkan pada tahun 2016 produksinya menjadi tidak ada sama sekali. Hal ini disebabkan karena sulitnya mendapatkan serbuk gergaji terutama pada kota-kota besar.Upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mencari substrat alternatif yang memiliki kandungan mirip serbuk gergaji dan mudah diperoleh. Salah tanaman yang dapat dijadikan media alternatif jamur tiram adalah eceng gondok.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan eceng gondok sebagai media alternatif tanam guna meningkatkan produksi jamur tiram putih, serta untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha tani jamur tiram dengan menggunakan eceng gondok sebagai media alternatif. Penelitian dilaksanakan pada 30 Januari 2018 hingga 25 Mei 2018 di Kumbung Jamur, Politeknik Negeri Jember dengan ketinggian tempat ± 89 m di atas permukaan laut dan suhu rata-rata 23ºC - 32ºC. Metode penelitian disusun menggunakan analisa uji-t dengan 2 perlakuan yaitu P0 (0% eceng gondok + 100% serbuk gergaji) dan P1 (10% eceng gondok + 90% serbuk gergaji) masing-masing perlakuan terdiri dari 500 baglog. Masing-masing perlakuan diambil 60 sempel untuk dianalisa dengan menggunakan uji-t dan analisa usaha tani. Pengamatan dilakukan terhadap parameter  pertumbuhan panjang miselium, awal muncul pin head, rata-rata panjang tangkai, rata-rata diameter tudung, rata-rata jumlah tudung, berat basah jamur per sempel dan berat total produksi jamur. 
Hasil anaslisa uji-t menunjukkan bahwa pemanfaatan eceng gondok sebagai media alternatif berpengaruh nyata terhadap parameter awal muncul pin head, 
rata-rata diameter tudung rata-rata berat basah per sampel. Pemafaatan eceng gondok juga berpengaruh sangat nyata terhadap parameter pertumbuhan miselium, rata-rata panjang tangkai, dan berat total jamur tiram.
Budidaya jamur tiram dengan menggunakan media kontrol maupun media eceng gondok dikatakan layak untk dibudidayakan karena kedua perlakuan tersebut menunjukkan R/C ratio lebih dari 1. Budidaya jamur tiram dengan media kontrol menunjukkan R/C ratio sebear 1,12 dan budidaya jamur tiram dengan menggunakan media eceng gondok menunjukkan R/C ratio sebesar 1,32.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20181003]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[E-Library POLIJE Sistem Elektronik Tesis Dan Disertasi]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[PTH-TA-2018-033]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[perpuspolije]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[PTH-TA-2018-033]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5207" url="" path="/A31151972_TUGAS AKHIR.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[USAHATANI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DENGAN PEMANFAATAN ECENG GONDOK  SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[A31151972_SAMPUL.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[20600]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2018-10-05 07:12:21]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-05-13 09:31:54]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>