PENGARUH JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PRODUKSI TOMAT CHERRY (Lycopersicum cerasiforme Mill) DI CV. WONOSARI HORTICULTURE INDONESIA KABUPATEN PASURUAN
Ika Meifiana - Personal Name (Pengarang)
Text
English
2018
: PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA
RINGKASAN
Pengaruh Jenis Media Tanam Terhadap Produksi Tomat Cherry (Lycopersicum cerasiforme Mill) di CV. Wonosari Horticulture Indonesia Kabupaten Pasuruan. Ika Meifiana. A31151853. Produksi Tanaman Hortikultura / Produksi Pertanian.
Praktek Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu implementasi kegiatan untuk menambah kemampuan hardskill maupun softskill mahasiswa. PKL ini dilaksanakan di CV. Wonosari Horticulture Indonesia yang memiliki green house di daerah Tutur, Kabupaten Pasuruan. Komoditi yang diusahakan yaitu tomat cherry dan tomat beef..
Tomat merupakan salah satu komoditas sayuran yang mempunyai prospek pasar yang cerah. Hal ini terlihat dari meningkatnya produksi terhadap komoditas ini dari tahun ke tahun. Pada tahun 2016 produksi tomat sebanyak 883.242 ton, sedangkan pada tahun 2017 produksinya meningkat menjadi 962.845 ton. Meningkatnya produksi buah tomat dipengaruhi oleh peningkatan konsumsi penduduk, kesadaran akan pentingnya gizi, dan kemajuan di bidang industri pengolahan masyarakat yang meningkatkan kebutuhan akan buah tomat, sehingga para petani tomat juga berusaha meningkatkan produksinya. Tanaman tomat tergolong tanaman yang memerlukan penanganan serius, terutama dalam peningkatan hasilnya dan kualitas buahnya. Hal ini dapat dilakukan melalui perbaikan teknik budidaya dan perbaikan varietas. Kegiatan PKL di CV. Wonosari Horticulture Indonesia dilaksanakan selama 2 bulan dengan tahapan pekerjaan mulai awal budidaya yaitu penyemaian sampai masa panen dan juga perhitungan analisa usahatani.
Pada budidaya secara hidroponik tomat cherry di CV. Wonosari Horticulture Indonesia ada 2 macam media yang digunakan yaitu media 100% cocopeat dan media campuran sekam mentah, cocopeat dan sabut kelapa. Hasil yang diperoleh dari pergantian media tanam dari cocopeat menjadi campuran ternyata cukup baik karena banyak tanaman yang memiliki batang besar dan kuat walaupun ada beberapa tanaman yang terkena layu. Beberapa tanaman yang terkena layu disebabkan karena tanaman kekurangan nutrisi akibat sekam yang tidak bisa mendistribusikan air atau nutrisi mengalir ke seluruh bagian media. Sekam membuat nutrisi yang dialirkan hanya mengendap di bagian bawah media. Upaya untuk mengatasinya adalah dengan cara meletakkan tanaman tomat dengan jarak yang lebih rapat dan stick drip sebaiknya diletakkan di antara kedua tanaman.
Analisa usahatani tomat cherry secara hidroponik dengan media cocopeat seluas 350 m² diperoleh hasil produksi persiklus 4.525,2 kg dengan total biaya Rp 122.073.225. Penerimaan yang diperoleh dari budidaya ini yaitu Rp 226.260.000 dengan keuntungan sebesar Rp 104.186.775. Budidaya tomat cherry dengan media cocopeat ini mempunyai R/C ratio 1,85 dan B/C ratio 0,85. BEP harga tomat cherry ini senilai Rp 26.976/kg dan BEP produksi sebesar 2.441 kg untuk memperoleh titik impasnya.
Analisa usahatani tomat cherry secara hidroponik dengan media campuran seluas 350 m² diperoleh hasil produksi persiklus 6.460 kg dengan total biaya Rp 121.994.475. Penerimaan yang diperoleh dari budidaya ini yaitu Rp 323.000.000 dengan keuntungan sebesar Rp 201.005.525. Budidaya tomat cherry dengan media campuran ini mempunyai R/C ratio 2,65 dan B/C ratio 1,65. BEP harga tomat cherry ini senilai Rp 18.885/kg dan BEP produksi sebesar 2.440 kg untuk memperoleh titik impasnya. Tomat cherry secara hidroponik dalam budidaya ini baik dengan menggunakan media cocopeat ataupun media campuran, keduanya layak untuk diusahakan karena nilai R/C Ratio >1.
Detail Information
| Bagian |
Informasi |
| Pernyataan Tanggungjawab |
Ika Meifiana |
| Pengarang |
Ika Meifiana - Personal Name (Pengarang) |
| Edisi |
Publish |
| No. Panggil |
|
| Subyek |
|
| Klasifikasi |
|
| Judul Seri |
|
| GMD |
Text |
| Bahasa |
English |
| Penerbit |
PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA |
| Tahun Terbit |
2018 |
| Tempat Terbit |
|
| Deskripsi Fisik |
20cm |
| Info Detil Spesifik |
|
Citation
Ika Meifiana. (2018).
PENGARUH JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PRODUKSI TOMAT CHERRY (Lycopersicum cerasiforme Mill) DI CV. WONOSARI HORTICULTURE INDONESIA KABUPATEN PASURUAN(Publish).:PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA
Ika Meifiana.
PENGARUH JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PRODUKSI TOMAT CHERRY (Lycopersicum cerasiforme Mill) DI CV. WONOSARI HORTICULTURE INDONESIA KABUPATEN PASURUAN(Publish).:PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA,2018.Text
Ika Meifiana.
PENGARUH JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PRODUKSI TOMAT CHERRY (Lycopersicum cerasiforme Mill) DI CV. WONOSARI HORTICULTURE INDONESIA KABUPATEN PASURUAN(Publish).:PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA,2018.Text
Ika Meifiana.
PENGARUH JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PRODUKSI TOMAT CHERRY (Lycopersicum cerasiforme Mill) DI CV. WONOSARI HORTICULTURE INDONESIA KABUPATEN PASURUAN(Publish).:PROGRAM STUDI PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA,2018.Text