<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="20895">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGARUH ZAT ANTIMIKROBA ALAMI DARI LIMBAH BUAH-BUAHAN PADA EDIBLE FILM SEBAGAI  PENGEMAS PERMEN SUSU]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aisyah Fingki Vitasari</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[TEKNOLOGI INDUSTRI PANGAN]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2018]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[]]></form>
<extent><![CDATA[20cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>RINGKASAN
Pengaruh Zat Antimikroba Alami Dari Limbah Buah-Buahan Pada Edible Film Sebagai Pengemas Permen Susu, Aisyah Fingki Vitasari, Nim B32150799, Tahun 2015,  53 hlm., Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Jember, Dr. Titik Budiati S.Tp, MT, M.Sc. (Pembimbing Utama).
Pengemas merupakan bahan yang sangat penting untuk melindungi produk pangan dari kontaminasi dari luar. Kemasan plastik merupakan kemasan yang sering digunakan sebagai pelapis (pembungkus) pada produk pangan karena memiliki beberapa keuntungan yaitu harganya murah, elastis dan umur simpan yang lama. Tetapi bahan plastik ini juga bersifat tidak ramah lingkungan karena keberadaanya dapat mencemari lingkungan. Berdasarkan uraian tersebut penggunaan plastik tidak dapat dipertahankan sehingga diperlukan alternatif pengganti plastik sebagai pengemas produk pangan yang bersifat ramah lingkungan, salah satunya adalah edible film. Edible film merupakan lapisan tipis yang digunakan sebagai pelapis atau pembungkus produk pangan yang bersifat ramah lingkungan karena kemasan ini dapat langsung dimakan bersamaan dengan produk pangan yang dikemasnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh zat antimikroba alami  dari limbah buah-buahan terhadap daya hambat pada bakteri patogen dan antimikroba yang terpilih diaplikasinya pada edible film sebagai pengemas permen susu terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus cereus, Salmonella Typhimurium. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu jenis sampel yang digunakan dan dilakukan sebanyak 3 kali ulangan. Jika dalam pengujian didapatkan hasil yang berbeda nyata maka dilanjutkan  dengan uji Duncan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam uji MIC limbah buah-buahan dan minyak atsiri terhadap bakteri  S. aureus, B. cereus dan S. Typhimurium memberikan pengaruh tidak berbeda nyata dengan nilai aktivitas antimikroba tertinggi pada sampelminyak atsiri kulit jeruk dengan nilai sebesar 8,40% pada bakteri S. aureus. Pada bakteri B. cereus nilai aktivitas antimikroba tertinggi pada sampelminyak atsiri kulit jeruk dengan nilai sebesar 10,42%, sedangkan pada sampel kulit semangka, kulit pisang dan biji pepaya tidak menunjukkan penghambatan pada bakteri B. cereus dan S. aureus dengan nilai aktivitas antimikroba sebesar 100%. Dan pada bakteri S.Typhimurium nilai aktivitas antimikroba tertinggi pada sampel minyak atsiri kulit jeruk dengan nilai 25%, sedangkan pada sampel kulit jeruk, kulit pisang, kulit semangka tidak menunjukkan penghambatan pada bakteri S. Typhimurium  dengan nilai aktivitas antimikroba sebesar 100%.
Pada uji aplikasi produk sampel yang paling efektif digunakan yaitu  minyak atsiri kulit jeruk yang ditambahkan pada edible film sebagai pengemas edible film. Diantara beberapa bakteri yang paling efektif pertumbuhannya terhambat dengan adanya minyak atsiri kulit jeruk yaitu bakteri S. aureus dengan pertumbuhan fase eksponensial pada jam ke- 5, sedangkan pada bakteri S. Typhimurium dan B. cereus fase eksponensial dimulai  pada jam ke-4.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[TEKNOLOGI INDUSTRI PANGAN]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20181105]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[E-Library POLIJE Sistem Elektronik Tesis Dan Disertasi]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[TIP-TA-2018-015]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[perpuspolije]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[TIP-TA-2018-015]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3778" url="" path="/B32150799_TA.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENGARUH ZAT ANTIMIKROBA ALAMI DARI LIMBAH BUAH-BUAHAN PADA EDIBLE FILM SEBAGAI  PENGEMAS PERMEN SUSU]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[00_SCAN_COVER.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[20895]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2018-11-05 14:51:19]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-04-18 15:02:03]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>