<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23810">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGGUNAAN SITOKININ PADA PENGGANDAAN TUNAS KENTANG (Solanum tuberosum L.) SECARA IN VITRO]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Resty Ika Aprilia</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[JURUSAN PRODUKSI PERTANIAN]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PRODUKSI TANAMAN PANGAN]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2017]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[20cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>viii
Penggunaan Sitokinin pada Penggandaan Tunas Kentang (Solanum tuberosum L.) secara In Vitro
Resty Ika Aprilia
Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan
Jurusan Produksi Pertanian
ABSTRAK
Ketersediaan bibit kentang di Indonesia belum bisa memenuhi jumlah kebutuhan yang diinginkan sehingga perlu diadakan perbanyakan bibit kentang dalam waktu singkat dapat menghasilkan jumlah banyak. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui sitokinin yang paling efektif pada media MS dalam penggandaan tunas kentang yang dapat menghasilkan tunas kentang dalam jumlah banyak dan dalam waktu yang singkat. Metode yang digunakan penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 kali ulangan, total adalah 24 unit percobaan. Faktor penelitian ini yaitu konsentrasi BAP yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 1 ppm; 3 ppm; 5 ppm serta konsentrasi Kinetin terdiri dari 3 taraf yaitu: 1 ppm; 3 ppm; 5 ppm. Parameter yang diamati yaitu kedinian tunas, kedinian akar, tinggi tunas, jumlah daun, jumlah tunas, dan jumlah akar. Hasil pengamatan parameter dianalisa menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan respon berbeda tidak nyata (ns) pada parameter kedinian tunas (hari), kedinian akar (hari), jumlah daun, dan jumlah tunas planlet tanaman kentang. Sedangkan parameter tinggi tunas memberikan hasil berbeda sangat nyata (**) dan parameter jumlah akar memberikan hasil berbeda nyata (*).
Kata Kunci: BAP, Kinetin, Kentang (Solanum tuberosum L.), Penggandaan tunas</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[TEKNOLOGI PRODUKSI TANAMAN PANGAN]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20200131]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[E-Library POLIJE Sistem Elektronik Tesis Dan Disertasi]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[TPP-SKRIPSI-2017-13]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[perpuspolije]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[TPP-SKRIPSI-2017-13]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9364" url="" path="/A42131017 LAPORAN LENGKAP.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENGGUNAAN SITOKININ PADA PENGGANDAAN TUNAS KENTANG (Solanum tuberosum L.) SECARA IN VITRO]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23810]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-01-31 09:08:36]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-01-31 09:11:01]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>