<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23857">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KORELASI ANTARA KOMPONEN HASIL TERHADAP HASIL PADA TUJUH GENOTIPE  KEDELAI UNGGUL GENERASI F6]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Silvi Anita</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[JURUSAN PRODUKSI PERTANIAN]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[PROGRAM STUDI TEKNIK PRODUKSI BENIH]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2017]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[20cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>RINGKASAN 
 
Korelasi Antara Komponen Hasil Terhadap Hasil Pada Tujuh Genotipe Kedelai Unggul F6, Silvi Anita, NIM A41130443,  2017,  46 Halaman, Jurusan Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember, Dr. Ir. Nurul Sjamsijah, MP (DPU) dan Ir. Titien Suhermiatien, MP (DPA). 
 
Kedelai (Glycine max (L.) Merrill ) merupakan salah satu tanaman pangan penting yang ada di Indonesia. Kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati, yang banyak dikonsumsi oleh penduduk Indonesia sebagai sumber protein nabati disamping protein hewani. Seiiring semakin bertambahnya penduduk Indonesia, menyebabkan meningkatnya konsumsi masyarakat Indonesia akan kedelai, namun produksi kedelai tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Perlu adanya upaya untuk meningkatkan produksi kedelai di Indonesia. Salah satu upaya perbaikan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kedelai yaitu dengan pemuliaan tanaman. Perbaikan produksi kedelai dilakukan dengan meningkatkan komponen hasil tanaman yang dianggap paling berpengaruh terhadap hasil kedelai, Pengetahuan mengenai karakter tanaman kedelai sangat diperlukan untuk pemilihan karakter tanaman yang dapat digunakan untuk memperbaiki hasil kedelai. Korelasi merupakan salah satu cara untuk  mengetahui hubungan antar karakter tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komponen hasil  yang memiliki keeratan dengan  hasil tujuh genotipe kedelai unggul hasil seleksi generasi F6. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan, mulai bulan September 2016 sampai dengan bulan Januari 2017. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Politeknik Negeri Jember, dengan ketinggian tempat 89 m dpl, suhu rata-rata 23o C – 32o C dan curah hujan 1.968 - 3.394 mm/tahun. Terdapat tujuh genotipe kedelai yaitu RD, P2R, P2D, P3R, P3D, P2P3 dan P3P2. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 7 genotipe kedelai sebagai perlakuan yang masing-masing terdiri atas 3 ulangan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif pada beberapa hasil persilangan ditunjukkan oleh komponen hasil umur berbunga pada hasil 
xiv 
 
persilangan RD (0.397), komponen hasil umur panen  pada hasil persilangan P3D (0,396), komponen hasil jumlah cabang produktif, tinggi tanaman, jumlah polong isi dan komponen hasil bobot 100 butir memiliki korelasi positif terhadap hasil pada semua genotipe kedelai namun dengan nilai koefisien korelasi yang berbedabeda. Selain itu juga terdapat nilai korelasi yang negatif di antaranya yaitu pada komponen hasil umur berbunga ditunjukkan oleh hasil persilangan P2R (-0.993), P2D (-0.857), P3R (-0.823), P3D (-0.235), P2P3 (-0.854), dan P3P2 (-0.733). Komponen hasil umur panen ditunjukkan oleh hasil persilangan RD (-0.033), P2R ( -0.887), P2D (-0.573), P3R (-0.872), P2P3 (-0.556) dan P3P2 (-0.797).</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[TEKNIK PRODUKSI BENIH]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20200203]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[E-Library POLIJE Sistem Elektronik Tesis Dan Disertasi]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[TPB-SKRIPSI-2017-15]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[perpuspolije]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[TPB-SKRIPSI-2017-15]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9437" url="" path="/A41130443 LAPORAN LENGKAP.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[KORELASI ANTARA KOMPONEN HASIL TERHADAP HASIL PADA TUJUH GENOTIPE  KEDELAI UNGGUL GENERASI F6]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[A41130443_cover.PNG.PNG]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23857]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-02-03 11:56:26]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-02-03 12:09:24]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>