<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="24023">
<titleInfo>
<title><![CDATA[RESPON METODE SKARIFIKASI DAN KONSENTRASI AIR KELAPA TERHADAP VIABILITAS BENIH KOPI ARABIKA (Coffea arabica L.)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Febri Abdul Gani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[JURUSAN PRODUKSI PERTANIAN]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[PROGRAM STUDI TEKNIK PRODUKSI BENIH]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2017]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[20cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>RINGKASAN 
Respon Metode Skarifikasi dan Konsentrasi Air Kelapa terhadap Viabilitas Benih Kopi Arabika (Coffea Arabica L). Febri Abdul Gani, A41130019, Tahun 2017, 054 hlm, Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember. Dr. Ir. N. Bambang Eko Sulistyono, MSi (Pembimbing I) dan Ir. Hari Prasetyo, MP (Pembimbing II). 
 
Kopi merupakan salah satu hasil komoditi perkebunan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi di antara tanaman perkebunan lainnya dan berperan penting sebagai sumber devisa Negara. Kopi tidak hanya berperan penting sebagai sumber devisa melainkan juga merupakan sumber penghasilan bagi tidak kurang dari satu setengah juta jiwa petani kopi di Indonesia. Produksi hasil kopi dari tahun 2012 -2014 mengalami penurunan yang signifikan. Sehingga perlu adanya peningkatan produksi benih kopi. untuk menghasilkan kopi yang berkualitas dan kuantitas yang tinggi harus diawali dari penyediaan benih yang bermutu yang di hasilkan dari tanaman yang sudah jelas mutu dan kualitasnya. Tidak hanya penyediaan benih yang bermutu namun dalam hal pembibitan perlu adanya perlukuan untuk meningkatkan viabilitas dari benih itu sendiri. Skarifikasi merupakan salah satu upaya pretreatment atau perlakuan awal pada benih yang ditujukan untuk mematahkan dormansi dan mempercepat terjadinya perkecambahan benih yang seragam salah satunya dengan cara pengupasan kulit tanduk. Serta penambahan zat pengatur tumbuh (ZPT) alami salah satunya menggunakan air kelapa muda untuk merangsang pertumbuhan benih kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viabilitas benih kopi dengan perlakuan skarifikasi dan konsentrasi air kelapa, serta untuk mengetahui interaksi antara kedua perlakuan tersebut yang terbaik untuk viabilitas benih kopi. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober 2016 sampai Januari 2017 dilahan percobaan Politeknik Negeri Jember. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) secara faktorial yang terdiri dari 2 faktor, Faktor pertama terdiri dari 2 taraf yaitu (P0) Tanpa pengupasan kulit tanduk, (P1) Pengupasan kulit tanduk. Faktor kedua terdiri dari 4 taraf yaitu (K0) Tanpa air kelapa, (K1) Konsentrasi 40 % selama 25 menit, (K2) Konsentrasi 70 % selama 25 menit, (K3) Konsentrasi 100 % selama 25 menit, mengunakan 4 

 
 
x 
 
ulangan. Data di analisis menggunakan uji F (ANOVA) dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Pengamatan yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi pengamatan Daya berkecambah, Munculnya kecambah 50%, Kecepatan menjadi kepelan dan tinggi tanaman. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Skarifikasi dengan cara pengupasan (P1) memberikan pengaruh nyata terhadap parameter pengamatan daya kecambah (DB), Munculnya kecamah 50%, Kecepatan menjadi kepelan dan tinggi tanaman pada 21 HST, 28 HST, 35 HST dan 42 HST. Konsentrasi Air kelapa (K) dan interaksi antara kedua perlakuan menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[TEKNIK PRODUKSI BENIH]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20200205]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[E-Library POLIJE Sistem Elektronik Tesis Dan Disertasi]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[TPB-SKRIPSI-2017-33]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[perpuspolije]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[TPB-SKRIPSI-2017-33]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="9651" url="" path="/A41130019 LAPORAN LENGKAP.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[RESPON METODE SKARIFIKASI DAN KONSENTRASI AIR KELAPA TERHADAP VIABILITAS BENIH KOPI ARABIKA (Coffea arabica L.)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[A41130019_COVER.PNG.PNG]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[24023]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-02-05 14:38:08]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2020-02-05 14:39:23]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>